Minggu, 13 Juni 2010

Jutaan unit kendaraan melintasi Suramadu!

Volume kendaraan yang melintas di jembatan Surabaya-Madura sejak diresmikan pada 10 Juni 2009 hingga Mei 2010 mencapai 18,4 juta unit kendaraan yang terbagi 7,4 juta unit kendaraan roda dua dan 11 juta kendaraan roda empat.

Volume rata-rata harian jembatan antar pulau terpanjang di Indonesia itu mencapai 30.000 unit kendaraan, terdiri atas 20.000 unit roda dua dan 10.000 unit kendaraan roda empat.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak menegaskan infrastruktur Suramadu mesti dirawat secara professional karena secara fisik bangunan itu ditaksir akan berumur sekitar 100 tahun. “Jembatan Suramadu mesti dirawat atau di preservasi, sehingga demi kebutuhan itu pemerintah telah membentuk Tim Pengelola Preservasi Suramadu agar infrastruktur yang menelan dana Rp4,2 triliun itu dapat berumur lebih dari 100 tahun,” ujar Dardak disela-sela perayaan satu tahun jembatan Suramadu di kantor Balai Besar pelaksanaan Jalan Nasional V Kementrian PU, Sidoarjo, hari ini.

Wamen PU menerangkan hingga kini kendaraan yang melintas jembatan sepanjang 5,4 km menghubungkan pulau Jawa dan pulau Madura itu hingga Mei 2010 lalu tercatat 18,4 juta unit kendaraan “Komposisinya 67% kendaraan roda dua dan 33% kendaraan roda empat. Khusus untuk volume kendaraan harian tercatat rata-rata 30.000 unit dengan 20.000 unit roda dua dan 10.000 unit kendaraan roda empat.”

Dardak menerangkan Tim Preservasi Suramadu itu diharapkan dapat bertugas melakukan pengelolan terhadap Structural Health Monitoring System (SHMS) yang sudah terpasang. ”Dalam kurun waktu tertentu, jembatan akan mengalami penurunan kemampuan atau degradasi terutama pada kondisi struktur yang disebabkan gempa, getaran, beban berulang, tumbukan, overloading dan lingkungan. Tim preservasi diharapkan dapat mengelola infrastruktur dengan menggunakan teknologi yang telah ada.”

Lebih jauh Dardak menegaskan karena sebagian besar struktur jembatan adalah terdiri dari konstruksi baja, seperti Steel box girder dan Cabel stayed pada Main Span (bentang tengah). ”Maka tiang pancang pada Causeway perlu pengawasan terhadap proteksi korosi jembatan dan dilaksanakan secara kontinyu. Dengan komponen tersebut, SHMS mutlak dibutuhkan untuk Jembatan Suramadu karena memiliki panjang bentang lebih dari 300 meter.”

Dalam perayaan satu tahun Suramadu itu juga diadakan seminar terkait SHMS untuk menunjang proses preservasi jembatan itu.


Free Template Blogger collection template Hot Deals kerapansapi SEO theproperty-developer

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar anda tentang posting saya dan tinggalkan alamat email/web/blog anda. Atau ingin tuker link? Silahkan aja, saya tidak melihat anda PR berapa, semua boleh. Silahkan pasang link saya dulu, kemudian komentar ya, saya akan link back...Terima kasih..